Setiap hari bisnismu tumbuh, ancaman terhadap nama merekmu juga ikut tumbuh mulai pembajakan, kemiripan nama, hingga gugatan hukum. Gialands hadir untuk memastikan merekmu berdiri di atas fondasi hukum yang kokoh.
Setiap hari tanpa website yang profesional, kamu memberikan alasan bagi calon klien untuk pergi dan memilih kompetitor. Ini bukan soal estetika ini soal uang.
Saat bisnismu viral, ada yang lebih cepat mendaftarkan nama atau logo milikmu. Tiba-tiba kamu yang dilarang menggunakan nama sendiri.
Merek yang sudah terlanjur terkenal justru menjadi target. Tanpa sertifikat resmi, kamu tidak punya senjata untuk membela diri di pengadilan.
Kamu sudah keluar biaya besar untuk bangun brand awareness, tapi semua itu bisa lenyap jika nama merekmu tidak legally protected.
Ganti nama di tengah jalan = mulai dari nol lagi. Pelanggan bingung, kepercayaan turun, dan kompetitor memanfaatkan momen itu.
Pendaftaran merek bukan hanya untuk perusahaan besar. Siapapun yang punya nama bisnis, brand pribadi, atau karya yang dikenal publik punya risiko yang sama untuk dibajak. Cek apakah kamu termasuk.
Nama channel, karakter konten, atau nama khas yang kamu pakai di semua platform. Saat subscriber tumbuh, orang bisa mendaftarkan namamu sebagai merek dan menggugat kamu di kemudian hari.
Nama panggung, nama band, atau nama label independen. Semakin terkenal namamu, semakin besar risiko ada pihak yang mendaftarkan nama tersebut untuk produk merchandise, event, atau layanan streaming.
Nama panggung yang sudah dikenal publik, karakter khas, atau materi yang identik denganmu. Popularitas tanpa perlindungan merek membuka celah untuk dieksploitasi pihak tidak bertanggung jawab.
Brand studio foto, nama yang dipakai di semua portfolio, atau nama badan usaha jasa kreatif. Reputasi yang dibangun dari klien ke klien perlu dilindungi agar tidak ditiru pesaing.
Nama podcast, nama blog yang sudah punya audiens besar, atau nama pena yang terkenal. Saat mulai monetisasi — merchandise, kelas online, buku — nama ini perlu perlindungan merek resmi.
Nama yang dipakai di konten resep, review kuliner, atau kelas memasak. Saat mulai jual produk (bumbu, buku resep, merchandise), nama ini adalah brand yang perlu dilindungi secara hukum.
Nama personal brand yang dipakai di konten, program workout, atau produk suplemen. Saat audiensmu besar dan kamu mulai jual produk sendiri, nama ini sangat berisiko jika belum terlindungi.
Nama streamer, nama tim esport, atau brand gaming konten. Komunitas dan engagement besar yang sudah dibangun bisa dimanfaatkan orang lain jika nama belum terdaftar sebagai merek.
Label pakaian lokal, brand streetwear, thrifting dengan nama sendiri, atau fashion muslim. Nama brand dan logo adalah aset terpenting tanpa perlindungan, bisa digunakan siapa saja.
Skincare lokal, brand makeup, salon & spa, klinik kecantikan. Industri ini tumbuh pesat — persaingan ketat dan nama brand mudah ditiru atau didaftarkan orang lain duluan.
Kerajinan tangan, produk handmade, batik, tenun, dan produk lokal daerah. Semakin unik produkmu, semakin perlu dilindungi agar tidak diklaim pihak lain yang lebih dulu mendaftar.
Gym independen, studio yoga/pilates, brand suplemen, atau layanan wellness. Nama bisnis dan metode khas yang kamu kembangkan bisa menjadi intellectual property yang perlu dilindungi.
Klinik praktik, apotek berjaringan, brand vitamin atau suplemen. Reputasi dan nama yang dibangun bertahun-tahun bisa dirugikan jika ada pihak lain yang menggunakan nama serupa.
Bimbel, lembaga kursus, bootcamp, atau platform edukasi. Nama lembaga yang dipercaya masyarakat adalah aset besar yang harus dilindungi dari peniru yang mencari keuntungan dari reputasimu.
Developer perumahan, agen properti bermerek, atau nama cluster perumahan. Nama proyek properti yang terkenal berisiko ditiru atau digunakan oleh pihak lain di daerah berbeda.
Brand ekspedisi lokal, jasa pindahan bermerek, atau platform logistik. Saat bisnis berkembang ke kota lain, nama yang tidak terlindungi bisa diklaim oleh pemain lokal di kota tersebut.
Nama aplikasi, brand startup, atau platform digital. Investor akan mempertanyakan status hukum merekmu — dan valuasi startup sangat dipengaruhi oleh kekuatan intellectual property yang dimiliki.
Brand toko online yang sudah punya reputasi di marketplace. Semakin besar penjualanmu, semakin besar risiko ada seller nakal yang mendaftarkan namamu dan mengklaim sebagai merek mereka.
Nama kelas online, nama mentor atau instruktur yang jadi brand, atau platform belajar digital. Konten dan nama yang sudah kamu bangun bisa diklaim jika belum ada perlindungan merek resmi.
Agensi marketing, web development, atau konsultan bisnis digital. Nama yang identik dengan layanan berkualitas perlu dilindungi agar tidak ada pihak lain yang menggunakan nama serupa untuk menipu klien.
Platform yang mempertemukan penjual dan pembeli, atau komunitas digital dengan membership berbayar. Nama platform adalah fondasi kepercayaan pengguna yang harus dilindungi secara hukum.
Software as a Service, tools digital, atau plugin yang dijual dengan nama brand. Di pasar global, nama produk software yang tidak terdaftar bisa diklaim kompetitor di negara lain lebih dulu.
Coffee shop independen, brand kopi specialty, atau café dengan konsep unik. Industri kopi Indonesia sedang booming — nama café yang viral mudah sekali ditiru atau didaftarkan oleh pihak lain yang mau buka franchise tanpa izin.
Nama restoran yang terkenal, resep andalan dengan nama khas, atau brand kuliner daerah. Saat mulai buka cabang atau ada yang mau franchise ilegal, nama yang tidak terlindungi menjadi bumerang.
Brand bakeri artisan, catering premium, atau kue khas dengan nama sendiri. Order yang tumbuh dari media sosial berarti nama kamu semakin dikenal — dan semakin perlu dilindungi.
Produk FMCG lokal, snack bermerek, minuman herbal, atau bumbu masak kemasan. Distribusi ke minimarket atau listing di marketplace tanpa merek terdaftar sangat berisiko hukum.
Konsep food truck dengan nama unik, atau street food yang sudah viral. Semakin banyak yang tahu konsepmu, semakin besar risiko ditiru — bahkan dengan nama yang persis sama.
Produk wellness lokal, teh herbal bermerek, atau minuman kesehatan dengan formula khas. Tren gaya hidup sehat membuat industri ini tumbuh cepat — dan persaingan pun semakin ketat.
Bisnis kuliner yang sudah punya model franchise atau ingin membuka cabang. Tanpa merek terdaftar, kamu tidak bisa secara sah melindungi franchisee dari pelanggaran atau memberi mereka kepastian hukum.
Layanan meal preparation, katering diet, atau brand makanan sehat berlangganan. Pelanggan loyal yang datang terus karena brand kamu — bukan karena kamu sendiri. Lindungi brand itu sebelum terlambat.
Tidak menemukan bidang usaha kamu? Kami bisa bantu industri apapun.
Mendaftarkan merek bukan soal birokrasi yang ribet. Ini soal melindungi mimpi dan kerja kerasmu dari ancaman yang tidak terlihat sampai terlambat.
Kami tahu kamu sibuk membangun bisnis. Proses hukum yang panjang dan teknis bukanlah keahlianmu dan memang tidak seharusnya begitu. Serahkan ke kami.
Gialands hadir atas satu keyakinan: setiap bisnis yang sungguh-sungguh dibangun berhak mendapat perlindungan hukum yang sungguh-sungguh juga.
Setiap merek dicek risikonya secara menyeluruh sebelum proses pendaftaran dimulai
Kamu tidak pernah sendirian — kami dampingi dari awal hingga sertifikat di tangan
Kamu tidak perlu menguasai hukum kekayaan intelektual. Cukup ikuti prosesnya, kami yang urus sisanya.
Kami analisa nama merekmu — apakah sudah ada yang lebih dulu mendaftar, seberapa kuat secara hukum, dan kelas apa yang paling tepat.
Tim kami menyiapkan semua dokumen, mengisi formulir, dan mengajukan pendaftaran resmi ke DJKI atas namamu.
Kami pantau prosesnya hingga merekmu terbit sertifikat resmi. Kamu kami update di setiap tahap tanpa perlu tanya-tanya.
Semua paket sudah termasuk konsultasi strategi, desain profesional, dan dukungan teknis.
Tidak yakin pilih paket mana? Konsultasi gratis kami bantu rekomendasikan yang paling sesuai.
Ya, sangat perlu — terutama jika kamu sudah punya audiens yang signifikan atau mulai monetisasi melalui endorsement, merchandise, produk digital, atau event. Nama panggung dan nama channel kamu adalah brand yang bernilai. Tanpa perlindungan merek, siapapun bisa mendaftarkan nama tersebut dan secara hukum berhak menggunakannya.
Setelah dokumen diajukan ke DJKI, proses resmi biasanya memakan waktu 6–12 bulan hingga sertifikat terbit. Namun sejak dokumen diajukan, kamu sudah mendapatkan perlindungan sementara (filing date) yang bisa digunakan sebagai bukti prioritas.
Ya, bisa — selama belum ada pihak lain yang mendaftarkan nama yang sama lebih dulu. Bahkan, justru bisnis yang sudah berjalan lama tapi belum terdaftar yang paling rentan, karena nama mereka sudah dikenal publik tapi tidak punya perlindungan hukum. Lakukan pengecekan segera.
Kelas merek adalah kategori produk atau jasa yang merekmu lindungi. Ada 45 kelas berbeda. Misalnya, jika kamu punya brand fashion sekaligus toko online, kamu perlu mendaftar di kelas pakaian (kelas 25) dan kelas retail (kelas 35). Tim kami akan bantu menentukan kelas yang paling strategis untuk bisnismu.
Mulai dengan konsultasi gratis. Tidak ada komitmen, tidak ada tekanan, hanya percakapan tentang bagaimana kami bisa membantu bisnis kamu tumbuh.